Bila kau cinta datanglah kepada orang tua ku
Assalmualaikum, para ukhti cantik...
Langsunga aje ya saya ingin berbagi cerita dan tips bagi para cewek.
WARNING : DICARI LELAKI SEJATI YANG SIAP JADI SUAMI
Lelaki seperti apa sih yang kamu cari untuk dijadikan sebagai seorang suami ? Hmm... pasti jawabannya kompak dalam satu suara yaitu “lelaki sejati”. Tetapi seperti apa lelaki sejati itu ? Nah, disini kita akan bertemu dengan pendapat yang berbeda mewakili subjekstif pendapat masing – masing kaum cewek.
Emang gak apa – apa sih memiliki pandangan dan pendapat yang berbeda tentang makna lelaki sejati itu. Tapi yang penting makna sejati yang dimaksud harus tidak merugikan diri kamu sendiri loh, Sebab, mana ada lelaki disebut sejati kalau perbuatannya malah ngebuat kamu rugi. Itu bukan lelaki sejati namanya, tapi lelaki yang suka ngibulin.
Karena itu, biar kamu tidak salah pilih, mulai sekarang kamu kudu belajar memahami beberapa kategori :
Pertama : “Lelaki sejati” adalah orang yang tidak mengajakmu ngelakuin dosa – dosa yang ditimbulkan oleh tradisi salah kaprah yang bernama pacaran.
Kedua : Bagi lelaki sejati, kehormatan kaum wanita adalah hal yang berharga. Karena itu, dia tidak boleh merusak kehoratan cewek dengan perbuatan nista yang bakal mengurangi nilai kehormatan itu sendiri.
Ketiga : lelaki sejati itu ngerti bahwa cinta itu suci, tidak ada keinginan untuk menodai cintanya dengan perbuatan maksiat nyata hal yang melanggar perintah agama.
Keempat : “Lelaki sejati “ seorang lelaki yang tidak hanya berani ngungkapin rasa cinta pada wanita tapi juga berani mastiin kapan ia akan datang untuk melamarnya.
Kelima : Orang yang berani menagmbil keputusan bukan untuk mengajak kamu berpacaran, melainkan serius mengajakmu ke jenjang pernikahan.
Keenam : Lelaki yang berani mendatangi wali untuk meminang putrinya jadi istri, bukan datang hanya untuk mengajaknya jalan atau sekedar pergi berkencan.
Ketujuh : “Lelaki sejati” yaitu orang yang tidak hanya mengandalkan modal uang dan ketampanan untuk memikat hati seorang cewek, melainkan yang ditonjolkan adalah iman, akhlak, dan kesungguhan.
Kedelapan : Bagi laki – laki yang menahan diri menjamah wanita yang bukan mahramnya sebelum ia menjabat tangan wali untuk menikahi putrinya, pernikahan jauh lebih diutamakan daripada memperturutkan nafsu kenikmatan.
Kesembilan : Seorang lelaki yang memilikikomitmen untuk mengajak cewek yang dicintainya ke jenjang pernikahan, no way pacaran yah...
Kesepuluh : “Lelaki sejati” orang yang tak gentar menerima pacaran untuk menikah.
Itu kesepuluh kategori tentang laki-laki sejati yang pantas kamu pilih, sobat bisa tambahkan sendiri jika tipsnya masih kurang yah...
Jangan sepelekan kata CUMA
Awalnya memang hanya kata “CUMA”,contohnya CUMA makan bareng, CUMA jalan bareng, CUMA saling pegangan tangan, dan tentu saja CUMA sebatas pacaran biasa aja, tapi kamu harus sadar seseorang bisa melakukan dosa besar ya awalnya ia meremehkan kata “CUMA” ini,.
Kata “CUMA” selalu indentik dengan sikap meremehkan. Kalau menyangkut dosa, maka kata yang satu ini bakal memberikan pengaruh buruk bagi kepribadian seseorang.
Karena itu jika kamu udah pernah atau bahkan sering ngelakuin dosa – dosa pacaran, maka mulai sekarang jauh lebih baik jika semua itu DIHENTIKAN demi ketentraman dan keselamatan masa depan hidupmu dari pengaruh negatif dosa – dosa itu, TOLAKLAH yang tegas si DOI ngelakuin perbuatan – perbuatan sejatinya belum pantas dilakukan sebelum kamu resmi diikat oleh tali pernikahan.
Pesan ini semoga bermanfaat yah :
“Ingatlah, kesucian masa depanmu ditentukan oleh pernikahan. Sedangkan kehancuran martabatmu sangat dipengaruhi oleh tradisi PACARAN”.
Semoga artikel yang saya buat ini bermanfaat bagi para pembaca terutama pemuda – pemudi yang belum married dan selalu jaga nafsu syahwat kalian yang lebih baik, hindari dari perbuatan dosa.
Wassalamualikum, wr. Wb.
Penulis :
Firdayanti

